Subscribe:

Pages

Saturday, September 10, 2011

Siapa Bilang Nabung di Bank Bikin Kaya ?

Pernah tidak kita menghitung dan memperhatikan transaksi pada buku rekening kita, beberapa waktu lalu saya sempat memeriksa buku tabungan dan hasilnya hikss … ternyata administrasi yang dikenakan oleh Bank besar juga ya, kalau kita tidak menambah tabungan secara berkala bisa-bisa uang yang sudah susah payah kita kumpulkan bisa ludes tak bersisa, bahkan beberapa tabungan saya di BNI, BRI terpaksa saya tutup dan sebagian ditutup paksa karena sudah tidak memiliki saldo minimal (karena terus di potong adminitrasi).

Sehubungan dengan beberapa kebutuhan dan keperluan, terkadang saya perlu membuka rekening baru, kalo saya di perusahaan A saya harus punya rekening A dan saat pindah kerja ke B ehh .. harus punya rekening B jadi saya punya banyak rekening tabungan (gaya bgt, sekalipun saldonya ga gede-gede amat) dan waktu buka usaha, niatnya supaya meminimalisir biaya transaksi antar BANK karena sering transfer, eh ternyata dihitung-hitung malah rugi Bandar juga (hikz). Terkadang saya meninggalkan saldo 1-2 Jutaan di masing-masing rekening, kalo ga diambil karena lupa he he. Kalo dihitung-hitung dalam jangka satu tahun saja di Mandiri potongan adminitrasi Rp 9000 rupiah (saat postingan ini di buat) jadi kalau satu tahu 12 bln x Rp 9000 = Rp 108.000. kebayang kalo transaksi antar Bank kena juga Rp 5000an terus ambil uang tunai di ATM Bersama kena juga Adm Rp 8000an, akhirnya tau-tau saldo kita abis. Itu Kalau saldo yang diendapkan 1 jutaan, kalo ade-ade kita yang masih sekolah sedikit demi sedikit menyisihkan dari uang jajan untuk menabung yang saldo minimalnya 100-300 ribuan lebih naas lagi nasibnya .. hehe (kejam banget ne c a’BANK).

Berbekal pengalaman ini, bukan curhat ya berikut ini tips menabung :

  1. Pilihlah bank dengan biaya administrasi yang kecil kalau bisa ga usah pake ATM biar biaya administrasinya kecil (dimaksudkan supaya menyulitkan kita mengambil uang, kalo niat nabung loh – coba kalo mau ambil seratus ribu aja harus ngantri di BANK pasti males banget, jadi tabungan aman dan belajar menahan nafsu belanja kayak saya)
  2. Kalau mau menggunakan ATM usahakan setiap mengambil di ATM yang sama dengan Bank yang anda gunakan, untuk meminimalisir biaya adminitrasi kalau sekali-kali kepepet ya boleh laaahhh.
  3. Sebaiknya tabungan TIDAK dimaksudkan untuk investasi, karena tabungan bukan merupakan instrument investasi yang baik. Sekalipun tabungan tidak diambil uangnya selama bertahun-tahun tetap saja return uang berdasarkan time of value-nya dibawah inflasi, jadi ga untung kalo ada juga kecil. Jadi kalau mau investasi ya mending uangnya di depositokan, beli Emas, reksadana, Saham, Unit Link dan lain-lain yang jelas memberikan return yang baik. Tentunya big profit big risk (hukum bisnis) dengan ketentuan dan syarat berlaku.
  4. Menabung sebaiknya dilakukan secara rutin dan kita sebaiknya menghitung saldo minimal yang harus di endapkan, bukan saldo minimal tabungan yang di syaratkan Bank. Tetapi saldo minimal supaya antara bunga dan biaya admintrasi balance. Saya menabung di mandiri dengan adminitrasi Rp 9.000 dengan bunga 2%-an (kalo ga salah) jadi saldo yang harus saya endapkan sebanyak Rp 7.500.000 dengan bunga kurang lebih 10.000an jadi untung 1.000 perbulan (he he .. kecilkan – kalo mau punya duit 100juta berarti baruke kumpul saat umur saya 100.000 tahun, halah keburu kiamat he he .. ) kalo untuk perhitungannya saya tidak tau nanti kalau ada saya postingkan, saya cuma baca dari buku rekening saya.
Berdasarkan pengalaman tersebut akhirnya saya memilih untuk berinvestasi di deposito (biar kecil bunganya, tapi resikonya lebih kecil,jatuh tempo tiap bulan biar kalau butuh sewaktu-waktu bias diambil), Tabungan Rencana Mandiri (TRM – tabungan otomatis yang di debet langsung dari rekening sumber) dan Unit Link Axa Mandiri (asuransi kesehatan, Jiwa dan investasi), karena menabung tidak akan mebuat saya cepat kaya .. hehe, selain itu gaya hidup juga mempengaruhi besarnya uang yang bisa kita tabung. Jadi tetep hidup hemat dan mulailah berinvestasi sedini mungkin, Tabungan merupakan fasilitas untuk menyimpan saja dan bukan instrument yang baik untuk investasi. Jadi ayo kita berinvestasi, semoga bermanfaat.

1 komentar:

m ilfardon uta arsada said...

tengkyu gan..coba jelasin ttg axa mandiri gan...yang tabungan plus investasi, berapa persen buat asuransi dan berapa persen buat investasi pertahunnya, katanya tiap tahun berubah2...thanks

Post a Comment